Basic Knowledges

Fingerprint Analysis merupakan sebuah tools baru dalam ilmu biometrik psikologi yang bertujuan untuk menelusuri potensi genetik seseorang terkait dengan struktur genetik profil kerja otak seseorang yang diinterpretasikan dari pola guratan sidik jari. Landasan Keilmuan yang digunakan dalam metode Fingerprint Analysis ini adalah Ilmu Dermatoglyphic, Ilmu Dactiloscopy, IT Biometrika, Ilmu psikologi, dan juga melibatkan ilmu Neuroscience.

Bisa dikatakan bahwa fingerprint analysis merupakan tools yang masih relatif baru dan masih dalam proses pengembangan dalam dunia psikologi khususnya mengenai profiling kepribadian. Namun seiring dengan pesatnya perkembangan keilmuan dibidang ilmu neuroscience dan juga perkembangan iptek dibidang komputer biometrik maka fingerprint analysis ini memiliki kemajuan yang signifikan dan mudah diterima di masyarakat karena pemanfaatannya yang aplikatif.

Sebagai tools dan ilmu baru, maka wajar saja jika kajian kritis mengenai fingerprint analysis ini terus bermunculan. Sebagaian besar mempersoalkan masalah akurasi, validitas dan reliabilitas dari metode ini. Tentunya hanya waktu yang bisa menjawab dan menjadikan metode dan landasan ilmiah dari fingerprint analysis ini semakin kuat. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kita belajar dan mengembangankan fingerprint analysis ini sehubungan dengan pemanfaatannya yang akan berarti bagi peradaban manusia.

Bahasan dalam materi Basic Knowledges ini, sbb:

Bab 1 Hubungan Sidik Jari dengan Otak

1. Pembentukan Sidik Jari yang Mengagumkan.
2. Jejak fungsi syaraf otak di Sidik Jari.
3. Pemetaan SIDIK JARI pada area TRIUNE BRAIN.
4. Pemetaan SIDIK JARI pada area BRAIN HEMISPHERE.
5. Pemetaan SIDIK JARI pada area CEREBRAL LOBES.
6. Pemetaan SIDIK JARI pada area Sistem Sensorik dan Motorik

Pengenalan Sidik Jari