Wow, ternyata Fingerprint Analysis dipakai di acara Miss World Muslimah Award 2014 !!!

Bagi saya ini adalah sebuah tantangan besar, ketika CEO dari World Muslimah Foundation meminta saya untuk menggunakan metode Fingerprint Analysis ini dalam penjurian kontesten Miss World Muslimah 2014. Alasan beliau ingin menggunakan FPA ini karena agar setiap peserta dapat diketahui potensi mereka masing-masing secara lebih akurat.

Peserta/kontestan WMA ini berasal dari berbagai negara seperti UK, USA, Canada, German, Belanda, Tunisia, Somalia, Trinidad & Tobago, Egypt, Bangladesh, India, Singapore, Malaysia dan juga Indonesia.

Penilaian potensi diri dari metode Fingerprint Analysis ini disesuaikan dengan konsep dari World Muslimah Award 2014 yang mengusung tema Sholehah, Smart, and Stylish.

wma tunisia

wma kolase