Proyek Penempatan Jabatan/Karyawan dengan Fpa

wma pertamedika

Saya berkesempatan diundang oleh bapak bupati salah satu daerah setelah beberapa hari sebelumnya juga diundang oleh HRM di sebuah perusahaan TV swasta terkemuka di Jakarta Barat untuk mempresentasikan sekaligus menguji cobakan penepatan karyawan dengan metode analisa sidik jari. Memang ini bukan kali pertama Fpa dipakai untuk keperluan HR, namun dua ada yang menarik ketika saya menguji cobakan fpa ini di dua tempat saya presentasi ini.

Pengalaman ujicoba di perusahaan TV swasta, semakin meneguhkan keyakinan bahwa fpa bisa mengungkap ‘passion’ seseorang ketimbang hanya profil kepribadian yang ditampilkan. Fpa seolah bisa menjawab hal yang dibutuhkan oleh pihak HRM dari aspek yang tidak terlihat jika menggunakan metode psikometrik. Hal ini mereka akui dan merasa akan sangat membantu mereka dalam pengambilan keputusan penempatan para karyawan.

Pengalaman yang lebih menarik justru ketika saya beraudiensi dengan bapak bupati (dan istri), saya sampai harus malam-malam datang ke rumah beliau, dan diminta untuk masuk ke ruang private di rumah dinasnya untuk menjelaskan perihal fpa yang telah dilaksanakan kepada para pejabat eselonnya. Ada yang menarik, ternyata profil hasil fpa para PNS memiliki pola yang unik ketimbang profil pekerja swasta.Juga saya menemukan orang-orang yang cenderung memiliki potensi leadership yang lebih baik itu siapa saja (termasuk bapak bupati sendiri)šŸ˜‰

Jadi kesimpulannya adalah, metode fpa sangat prospektif untuk digunakan di dunia HRM !!!